ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Selamatkan Perabot Besi Selama Musim Pancaroba

Kamis , 14 November 2019 | 10:32
Selamatkan Perabot Besi Selama Musim Pancaroba
Merawat perabot besi (Net)

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Dari sekian unsur-unsur penghias dan penopang rumah, besi merupakan bahan yang rentan terhadap perubahan cuaca yang kerap berubah. Bahkan pengaruh musim yang demikian drastis juga memberi dampak kepada salah satu bahan yang bisa dijadikan pemanis penataan rumah ini.

Cuaca yang tidak menentu menyebabkan bahan maupun material yang terbuat dari besi menjadi mudah berkarat, sehingga dibutuhkan cat anti karat yang ampuh untuk menghadapi cuaca ekstrim khususnya di luar ruangan. Dengan begitu, setiap sudut di rumah menjadi sedap di pandang mata dan memiliki nilai estetika yang tinggi.

Berbagai cara bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya karat pada besi. Jika tidak maka besi akan berkurang nilai gunanya. Sebagai contoh atap rumah yang terbuat dari seng bisa berkarat dan menyebabkan bocor. Begitu pula dengan material logam atau besi yang ada di sekitar kita seperti pagar, jendela, tiang, jembatan dan masih banyak lagi.

Besi menjadi unsur yang penting dalam kehidupan baik untuk pembangunan konstruksi, alat transportasi, dan masih banyak lagi. Tidak hanya mengurangi nilai estetika, besi yang berkarat merupakan bentuk kerusakan yang harus diperbaiki. Oleh karena itu, besi perlu dilapisi oleh cat anti karat untuk mencegah kerugian yang ditimbulkan.

Penyebab Besi Mudah Berkarat

Di luar ruangan, pasti sudah sering terlihat besi berubah warna menjadi kuning kecoklatan. Jika sudah warna permukaan besi sudah berubah, dapat dipastikan besi itu telah mengalami korosi atau berkarat. Biasanya besi yang sudah korosi akan lebih mudah patah atau rapuh dibandingan besi yang masih dalam kondisi baik.

Proses korosi merupakan sebuah reaksi yang terjadi diantara logam dengan senyawa lainnya yang ada di sekitarnya. Pada reaksi ini akan menghasilkan senyawa yang disebut oksida. Umumnya disebabkan karena ada reaksi kimia antara besi, oksigen, dan air. Sebagai contoh, besi yang sering terkena air hujan akan lebih cepat membentuk oksida besi.

Selain disebabkan unsur air dan udara, proses korosi atau berkarat bisa dipercepat dengan adanya garam. Seperti unsur besi yang ada di sekitar pelabuhan biasanya menjadi mudah berkarat daripada di tempat lainnya. Begitu pula dengan kendaraan yang melewati pantai juga akan mudah mengalami korosi, karena bersentuhan dengan unsur garam laut.

Faktor lainnya yang menyebabkan korosi seperti kelembaban udara, permukaan logam yang tidak rata, radiasi matahari dan sel elektrokimia yang terbentuk. Ada pula logam yang sengaja dilapisi dengan logam tidak aktif seperti timah dan tembaga. Hal ini bisa ditemukan pada kaleng yang bertujuan untuk mempercepat kaleng hancur di tanah.

Cara Mengatasi Besi Berkarat

1. Jauhkan dari unsur oksigen dan air
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, salah satu unsur pendukung terjadinya korosi adalah oksigen dan air. Untuk mencegahnya, Anda perlu menjauhkan besi atau logam dari kedua unsur tersebut. Caranya dengan melapisinya menggunakan cat anti karat, oli, maupun logam aktif yang tahan terhadap korosi.

2. Melapisinya dengan oli
Melapisi bagian besi dengan oli akan mencegah terjadinya kontak langsung dengan air. Seperti pada rantai sepeda, biasanya akan dilumuri dengan oli agar bisa berputar dan lebih tahan korosi.

3. Pengecatan besi
Seperti pada pagar dan jembatan, pengecatan merupakan cara terbaik yang bisa dilakukan untuk melindungi besi dari korosi. Gunakan cat anti karat yang ampuh, agar tidak perlu membuat Anda mengecat secara berulang kali.

Editor : Maria L. Martens
KOMENTAR