ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Unjuk Kualitas di Ajang Indonesia Property Awards 2019

Kamis , 14 Maret 2019 | 10:52
Unjuk Kualitas di Ajang Indonesia Property Awards 2019
Indonesia Property Awards ke-5 (Net)

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Akhir 2018 lalu, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sempat memprediksi pertumbuhan properti hanya menyentuh angka 10 %. Untuk itu disarankan pelaku usaha dapat melihat secara jeli peluang pasar yang ada di 2019.

Peluang utama di ruang publik adalah, mempertahankan kualitas proyek pembangunan properti Indonesia, ditengah persaingan ketat dengan negara tetangga. Pengamatan ini pun dibahas pada forum PropertyGuru yang menggelar diskusi soal perkembangan pasar properti Indonesia sekaligus mengumumkan dimulainya pendaftaran ajang penghargaan bergengsi Indonesia Property Awards ke-5.

Dalam kesempatan ini, Jules Kay, Business Director PropertyGuru Awards menyatakan Indonesia memiliki potensi yang baik di sektor properti. Kay mengatakan, tahun lalu Indonesia menyabet 3 penghargaan internasional dalam grand final Asia Property Awards, masing-masing di kategori Best Hotel Development untuk The Westin Jakarta, Best Office Architectural Design untuk Gama Tower yang mana keduanya dibangun oleh Gamaland dan Best Township Development untuk BSD City yang dibangun oleh Sinarmas Land.

"Kualitas proyek pembangunan di Indonesia cukup baik, meskipun bersaing ketat dengan negara tetangga seperti Singapura. Tiga penghargaan tahun lalu membuktikan Indonesia sudah bekerja keras, saya yakin akan semakin bekerja keras untuk tahun ini," ujarnya.

Kay yakin Indonesia bisa bersaing meskipun lingkupnya ketat, karena harga sewa apartemen dan kondominium di Indonesia masih tergolong murah di tingkat regional. Ditambah lagi, infrastruktur transportasi seperti MRT dan LRT sedang gencar dibangun.

Ajang penghargaan seperti PropertyGuru Awards diharapkan dapat membantu pengembang untuk meningkatkan brand awareness mereka. Semakin banyak penghargaan, semakin tinggi pula nilai suatu merek di mata investor.

Kay pun menambahkan, kompetisi ini merupakan suatu cara mengapresiasi karya properti yang berkualitas. Alasannya, juri-juri yang dipilih merupakan pakar di sektor properti yang independen. "Saya senang bisa terus mengenali, menghargai, mempromosikan dan merayakan karya kualitas tertinggi di industri ini. Saya berharap bisa bekerja sama dengan tim dan membawa penghargaan ini ke tingkat yang lebih tinggi," ungkapnya di Jakarta, Rabu (13/03/2019).

Ketua dewan juri tahun ini adalah arsitek, pengamat industri sekaligus Managing Director PTI Architects, Doddy A. Tjahjadi yang dibantu dengan 11 orang dari berbagai perusahaan mulai dari PT Leads Property Service Indonesia hingga PT Deloitte Konsultan Indonesia.

Mekanisme kompetisi tidak akan berbeda jauh dari tahun sebelumnya. Pengembang yang memenuhi syarat akan berkompetisi untuk mendapatkan penghargaan tertinggi di industri properti Indonesia, yaitu Best Developer dan Best Boutique Developer.

Pemenang utama dari kompetisi lokal akan berlanjut mewakili negara di grand final Asia Property Awards di Bangkok, Thailand.

Editor : Maria L. Martens
KOMENTAR