ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Begini Caranya Menyimpan Bahan Bangunan dengan Tepat

Rabu , 16 Mei 2018 | 15:02
Begini Caranya Menyimpan Bahan Bangunan dengan Tepat
Pipa parlon disimpan secara teratur dalam rak. (solusiholcim)

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Kualitas bahan bangunan adalah salah satu cara agar rumah impian terbangun sempurna. Salah satu cara menjaga kualitas bahan bangunan selama proses pengerjaan adalah dengan memperhatikan cara penyimpanannya, apalagi saat musim hujan tiba.

Simak tips menyimpan material bangunan dengan tepat bersama Holcim berikut ini sebagaimana dikutip dari laman solusiholcim.com :

Tutup dengan terpal
Meski terlihat kuat dan keras, meletakkan batu-bata di luar dan terpaan hujan dalam waktu yang lama akan membuat ketahanannya menurun. Jika terus dibiarkan, batu-bata tersebut akan retak dan hancur. Cara menyimpan yang direkomendasikan adalah menaruh batu bata di tempat yang kering, diberikan alas agar kelembapannya terjaga, lalu tutup bagian atasnya dengan terpal atau bahan sejenis yang kedap air.

Tempatkan balok agar tak bersentuhan langsung dengan tanah
Salah satu material yang tidak terlalu terpengaruh dengan kondisi cuaca adalah pasir. Namun, tidak ada salahnya bila pasir yang Anda miliki diberi pelindung berupa balok di setiap sisinya dan terpal sebagai penutupnya. Hal ini berguna mencegah pasir yang hanyut akibat terbawa air hujan.

Perhatikan sinar matahari

Menyimpan Bahan Bangunan
Cat tembok akan tetap terjaga kualitasnya dan tidak rusak oleh udara. Karena itu, pastikan cat tertutup dengan rapat dan simpan pada suhu yang konstan dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Agar terhindar dari pengaruh cuaca, tempat terbaik untuk menyimpan cat adalah gudang, garasi, atau lemari gelap.

Ketahui waktu pemasangan
Untuk material yang mudah pecah seperti kaca, keramik, atau pipa, pastikan Anda membelinya saat mendekati waktu pemasangan. Jika disimpan dalam waktu terlalu lama, material-material di atas akan berisiko pecah atau tertimpa material lain. Atau Anda bisa menempatkan kedua material ini di rak agar tersusun rapi dan letakkan di ruang yang aman dan jarang diakses orang.

First in first out
Untuk menjaga agar kondisi semen tetap baik, gunakan semen sesuai urutan. Yang lebih dahulu masuk ke dalam gudang yang digunakan pertama kali. Semen juga sebaiknya disimpan di tempat yang terlindung dari air, agar tak mudah mengeras. Pilihlah ruang yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan semen senantiasa dijaga kebersihannya dan dikontrol tingkat kelembapannya.

Dari berbagai tips menyimpan material di atas, yang jangan Anda lupakan adalah peraturan daerah yang mengatur material bangunan harus disimpan dalam lahan renovasi. Sebaiknya Anda memiliki cukup lahan untuk menampung bahan bangunan sejak awal agar pasir, batu-bata, semen, dan material lainnya tidak menggangu kepentingan umum seperti menghalangi jalan.

Editor : Farida Denura
KOMENTAR