ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | SCHOLAE

Pillih Mana, UPVC atau Alumunium?

Selasa , 10 April 2018 | 21:29
Pillih Mana, UPVC atau Alumunium?
Saat ini ada beragam merek tersedia, contohnya, Sieben, Fega, Fesia, dan Broco.

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Tidak peduli jenis kayu, kusen kayu seringkali mengalami keropos akibat perubahan cuaca ataupun dimakan rayap. Batang kayu yang sebelumnya kokoh kini menjadi keropos dan tidak layak lagi digunakan untuk menopang kaca jendela. Bila demikian, apa boleh buat Anda harus segera menggantinya.

Dari semua material kusen, setidaknya ada dua jenis bahan kusen yang kerap digunakan sebagai pengganti kusen kayu, misalnya kusen UPVC dan alumunium. UPVC atau Unplasticized Poly Vynil Chloride adalah suatu material turunan plastik, yang berkurang kelenturannya karena sifat plastiknya diminimalisasi sehingga bentuknya menjadi keras.

Saat ini ada beragam merek tersedia, contohnya, Sieben, Fega, Fesia, dan Broco. Ada pula merek buatan China, seperti Aton dan Fenster.

Dilihat dari bagian dalam, kusen UPVC diberi rangka sehingga kusen ini lebih kokoh dan berat. Rangka tersebut umumnya terbuat dari baja. Akan tetapi, ada pula yang terbuat dari besi galvanis. Perbedaan bahan rangka inilah yang membuat harga UPVC bervariasi.

Mana yang Lebih Kuat?
Baik kusen UPVC ataupun alumunium, keduanya sama-sama memiliki kekuatan cukup baik. Keduanya merupakan antirayap, tahan terhadap air dan cuaca, serta minim perawatan.

Meskipun terbuat dari logam, kusen aluminium juga tahan terhadap korosi asalkan berkualitas baik. Lain halnya dengan UPVC. Karena terbuat dari turunan plastik, kusen UPVC jelas bebas korosi.

Namun, kebanyakan kusen alumunium hanya menggunakan sekrup sebagai penyambung tiap sudut sehingga mudah lepas dan memuai.

Selain sambungan air dapat merembes masuk, kaca yang ditopang kusen tersebut bisa terlepas bahkan pecah.

Berbahaya Bukan?

shutterstock_592133264
Berbeda dengan kusen alumunium, kusen UPVC disambung langsung di pabrik sehingga lebih kuat dan lebih tahan bocor karena menggunakan teknik pembakaran atau dipanaskan.

Selain itu, UPVC dilapisi dengan bahan fire retardant sehingga dapat memperlambat laju api. Inilah menambah nilai kusen UPCV dibanding kusen alumunium.

Dalam hal estetika, warna UPVC atau alumunium yang lebih baik?

Saat ini, terdapat beragam warna kusen aluminium. Umumnya berwarna cokelat, hitam dan silver.
Namun ada juga berwarna biru, abu-abu, hingga tekstur kayu.

Dan tak perlu khawatir warna kusen alumunium akan pudar! Karena pewarnaan dilakukan dengan teknik powder coating.
Lain halnya dengan kusen UPVC, sifatnya mirip plastik dimana warnanya mudah pudar.

Kini sudah banyak merek UPVC yang menggunakan lapisan khusus. Dengan demikian, warnanya terlindungi dan tidak cepat pudar.

Lantas Anda lebih tertarik dengan warna kusen UPVC atau alumunium? Soal harga, apa benar kusen alumunium lebih murah?

Berbicara soal harga, harga kusen alumunium jelas lebih murah dibandingkan dengan UPVC. Akan tetapi, kusen alumunium tidak bisa dibentuk menjadi bermacam-macam bentuk karena sifatnya yang kaku.

Lain halnya dengan kusen UPVC dimana bisa dibentuk melengkung bahkan melingkar. Namun, hal ini tak perlu Anda perhatikan bila jendela Anda berbentuk persegi.

Itulah 3 perbedaan utama antara kusen UPVC dan alumunium sebagaimana dilansir dari laman lifull-jasa.

 

KOMENTAR