ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Bertutur Jujur Lewat Gaya Kontemporer

Kamis , 06 Desember 2018 | 16:58
Bertutur Jujur Lewat Gaya Kontemporer
Gaya Kontemporer masih diminati (Net)

DALAM dunia arsitektur maupun interior, gaya kontemporer didefinisikan secara luas sebagai gaya bangunan kekininan. Desain interior bergaya kontemporer ini sudah menjadi gaya favorit banyak orang untuk huniannya. Desainnya yang elegan, sederhana, dan tampilan modernnya berhasil memikat banyak orang untuk mengaplikasikan gaya ini pada hunian mereka.

Gaya hunian kontemporer semakin menjadi tren seiring dengan perkembangan zaman. Desain arsitektur itu dianggap mampu memenuhi kebutuhan pemilik rumah, karena dianggap lebih sederhana, namun tetap fungsional.

Ciri-ciri yang mendasar pada gaya kontemporer terlihat pada konsep ruang yang terkesan terbuka atau open plan, harmonisasi ruangan yang menyatu dengan ruang luar serta memiliki fasad yang terbuka. Gaya arsitektur ini dikenali lewat karakter desain yang praktis dan fungsional dengan pengolahan bentuk geometris yang simple dan warna-warna netral dengan tampilan yang bersih, penggunaan jendela besar, serta kombinasi bentuk yang unik dan aneh. Rumah bergaya kontemporer akan banyak menggunakan material alam.

Kenyamanan dan awat tahan lama merupakan nilai penting dalam bangunan kontemporer. Selain itu, dalam hal interior desain kontemporer banyak berpadu dengan tata cahaya untuk menghasilkan kesan ruang yang selalu segar, sebisa mungkin selalu selaras dengan perkembangan desain kekinian. Lalu, seperti apa karakter lainnya dari gaya desain tersebut?

Mengedepankan konsep open plan

Konsep ruang terbuka dan tanpa sekat menjadi salah ciri dari desain hunian kontemporer. Umumnya, berberapa fungsi ruang digabung menjadi sebuah area luas. Nah, jika Anda ingin menerapkan gaya ini, cobalah untuk merancang bangunan yang meminimalisir keberadaan dinding penyekat di dalam ruang.

Elemen garis sederhana

Pada bagian eksterior bangunan berdesain kontemporer, elemen garis akan sangat sering digunakan. Eksplorasi elemen garis sebagai dekorasi lebih sering terlihat apabila dibandingkan dengan ornamen-ornamen dekoratif. Meskipun demikian, rumah tetap terlihat menarik. Penggunaan material alami pada eksterior dan interior. Jika berbicara mengenai penggunaan material bangunan, hunian dengan gaya kontemporer cenderung menggunakan material natural dan alami seperti kayu, beton, besi yang tidak diberikan finishing. Material alami membawa rasa baru yang menyegarkan pada hunian modern kontemporer. Bahan organik seperti kayu, batu alam, slate, jati, cotton, wool, dan lainnya bisa tampil mengesankan pada desain interior rumah bergaya kontemporer. Anda juga bisa memanfaatkan material organik seperti batu-batu alam, berbagai jenis tekstil, serta panel-panel kayu daur ulang juga bisa jadi alternatif. Dengan begitu, nuansa kesederhanaan yang menjadi ciri gaya kontemporer, akan muncul. Desain kontemporer lebih menghargai karakter asli dari material. Hal ini bisa dilihat dari penggunaan tekstur asli dari material mentah sebagai bagian dari desain kontemporer tanpa memberikan finishing tambahan.

Pencahayaan yang maksimal

Ciri-ciri selanjutnya dari gaya desain ini adalah terletak pada bagian pencahayaannya. Bangunan yang menerapkan gaya kontemporer akan didominasi oleh keberadaan jendela dan bukaan besar. Dengan cara itu, ruangan-ruangan akan tersinari oleh pencahayaan alami.

Pengaplikasikan teknologi menjadi perhatian Lebih

Karena desain kontemporer berkembang di masa modern, pengaplikasian berbagai teknologi seperti smart home system, menjadi salah satu bagian dari desain kontemporer itu sendiri. Untuk penggunaan teknologi, sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Editor : Maria L. Martens
KOMENTAR